Selain keindahan alamnya, Bali juga sangat terkenal dengan sebutan Pulau Seribu Pura dan banyak pura-pura unik. Salah satu pura unik yang ada di Bali yaitu, Pura Goa Giri Putri yang berlokasi di Nusa Penida. Pura ini tak terlihat mata di tanah datar, melainkan tersembunyi di dalam sebuah goa. Goa-goa di Bali banyak digunakan sebagai tempat sembayang dan lokasi ritual keagamaan. Begitu juga dengan Pura Goa Giri Putri ini, dimana terdapat sebuah pura suci di dalamnya. Goa Giri Putri ini merupakan salah satu goa terbesar yang ada di Nusa Penida. Goa Giri Putri ini berada pada ketinggian 150 meter di atas permukaan laut, dengan panjang kurang lebih 262 meter.

Untuk menuju Pura Goa Giri Putri ini anda harus mendaki anak tangga terlebih dahulu sebelum sampai memasuki goa. Saat sudah sampai diatas, pertama anda akan melakukan persembahyangan pada sebuah pelinggih di luar goa atau pintu masuk yang dipuja adalah kekuatan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam wujudnya sebagai Hyang Tri Purusa menurut ajaran Siwa Sidhanta. Dimana terdiri atas Paramasiwa (Nirguna-Brahman), Sadasiwa (Saguna-Brahman), dan Siwatma (Jiwatman). Lalu di sebelah kiri pintu masuk goa ada Hyang Ganapati berwujud Lingga Cala dari bahan batu karang sebagai penjaga pintu masuk goa.

Saat sudah selesai melakukan persembahyangan pertama diluar goa, maka selanjutnya yaitu bersembahyang di dalam goa. Untuk masuk ke dalam goa, tidaklah mudah pasalnya pada pintu masuk goa sangat kecil yang lebarnya kurang lebih 80 cm, dimana hanya bisa dilalui satu orang saja. Setelah berhasil masuk ke dalam goa selanjutnya anda harus merunduk serta jalan berjongkok sepanjang 3 meter untuk sampai di lokasi tengah goa. Setelah berjalan jongkok, anda akan menemukan ruangan yang luas dan lebar. Di dalam goa tampak stalaktit serta stalagmit yang menghiasi seluruh ruangan goa, menambah kesah indah yang luar biasa.

Didalam goa anda akan dapat melihat palinggih dibagian depan goa dimana beristanakan Hyang Sapta Patala, berupa Padmasari dengan perwujudan Naga Basuki di bagian ulon. Hyang Naga Basuki adalah salah satu manifestasi Hyang Widhi Wasa dengan sifat penolong, penyelamat dan pemberkah kemakmuran, diwujudkan dalam bentuk naga bersisik emas berkilauan, penuh pernik mutiara, serta senantiasa berupaya tetap menjaga keseimbangan alam bawah (pertiwi) demi kesejahteraan umat manusia beserta makhluk lainnya.

Usai melakukan persembahyangan di Pelinggih Hyang Naga Basuki, pemedek melanjutkan persembahyangan di pelinggih ketiga berupa Padmasana. Pelinggih ini merupakan tempat berstananya Hyang Giripati/Siwa, Penyineban Ida Batara dan tempat pelukatan. Di pelinggih ini, sebelum pemedek melakukan persembahyangan, wajib melakukan pelukatan Dasa Mala terlebih dahulu dengan memohon tirta pelukatan kepada Ida Hyang Giri Putri, Dewi Gangga dan Hyang Giri Pati agar segala papa klesa, sarva roga dan hal-hal yang bersifat asuri sampat, baik sekala maupun niskala bisa diruwat, dilebur dan dimusnahkan.
Persembahyangan berikutnya yakni tempat berstananya Hyang Giri Putri. Sebelum menaiki tangga, pemedek terlebih dahulu menjumpai sebuah pelinggih berupa pengrurah linggih Ida Ratu Tangkeb Langit sebagai penjaga Ida Hyang Giri Putri. Sebab, harus diketahui, setelah pemedek berada di areal luhur Giri Putri, akan dijumpai Pelinggih Hyang Giri Putri yang berdampingan dengan pelinggih Pengaruman sebagai tempat menstanakan simbol-simbol dewa-dewi berupa arca dan Rambut Sedana. Yang paling unik dari pelinggih ini, yakni keberadaannya di tengah-tengah atas dinding goa. Dipelinggih ini, pemedek dapat memohon anugerah untuk mewujudkan harapan-harapan hidup. Pemedek juga dapat memohon penyembuhan penyakit melalui percikan tirta suci oleh pemangku/tetua/pelingsir rombongan yang sebelumnya didahului dengan memohon izin dari Hyang Giri Putri, Hyang Tri Purusa, Hyang Giri Pati, Hyang Wasuki, Hyang Mahadewa, Hyang Sri Sedana dan Dewi Kwam Im.

Terakhir, Pelinggih Hyang Siwa Amerta, Sri Sedana dan Dewi Kwam im. Pelinggih ini berada di ujung tenggara, di mana pemedek bisa melihat dengan jelas pancaran sinar matahari yang seolah-olah memberi obor suci dari kilauan cahaya Sang Hyang Surya. Secara umum, di tempat ini merupakan perpaduan konsep Siwa-Budha serta tempat bagi pemedek memohon anugerah kesejahteraan lahir batin, agar murah rezeki, dipermudah jalan menuju kesuksesan dalam berusaha, kedamaian hidup, keselarasan dan keharmonisan rumah tangga serta memohon anugerah kemaslahatan umat manusia dan lainnya.
Untuk dapat menuju Pura Goa Giri Putri anda perlu menyebrangi laut untuk menuju ke pulau Nusa Penida, bisa melalui pelabuhan Sanur, Kusamba atau Padang Bai. Jika anda membutuhkan paket kegiatan Dharma Yatra Nusa Penida kami menyediakan paket Dharma Yatra murah dan aman dikantong, atau jika anda hanya membutuhkan jasa sewa mobil + sopir + bbm di Bali, kami siap membantu anda dengan kendaraan pariwisata yang nyaman dan tentunya supir yang ramah dan berpengalaman.










